Wooo… sudah hampir setengah tahun ya blog ini tidak terjamah?
Saya bahkan sempat lupa kalo saya jg penulis blog ini.
Parah parah parah… Maklum, sibuk menarsiskan diri di blog yg 1 itu…
Tp entah kenapa, kasus yg menimpa Ibu Prita Mulyasari yg sedang ramai dibahas di berbagai media (termasuk blog) itu meningkatkan gairah saya utk kembali menulis di blog ini. Pasalnya, blog ini kan jg termasuk blog satir yg isinya kritikan dari hal2 paling ga penting sampe hal2 yg cukup serius utk dibahas dan diperhatikan.
![]()
Sepengetahuan saya… sejauh saya melihat kasus ini… memang masalah ini sangat mengkhawatirkan kita sebagai konsumen, pengguna internet, dan blogger khususnya. Tp saya tidak akan membahas masalah ini lebih lanjut karena sudah banyak yg membahasnya. Yg tiba2 bertengger di otak saya adalah… bagaimana dgn blog ini? Semua isinya jg ttg kritikan. Mulai dr yg kejam sampe yg halus… dr yg pedes sampe yg asin… tp kok saya ndak masuk penjara, ya?
Hayah… malah minta! ![]()
Tapiiiii… yg perlu diperhatikan adalah, saya dan Nieke dlm menulis postingan di blog ini TIDAK PERNAH langsung menunjuk pihak2 yg bersangkutan yg sdg dibahas. Kita biasanya menggunakan inisial, julukan, atau istilah2. Hal ini kami lakukan agar tidak terkena tuntutan “pencemaran nama baik” dr pihak yg bersangkutan. Toh blog ini jg dibuat hanya sekedar utk berkeluh kesah, menyampaikan hal2 yg nggak beres di mata kami, tanpa ada maksud menjatuhkan pihak2 tertentu. Jd, kalo mau tau lebih jelas siapa pihak2 yg dimaksud, yuk mari yuk ngobrol “di belakang” aja… Kayaknya “lebih aman” kalo ngobrol di belakang. ![]()
Selain itu, dr awal kami berdua memang ingin menjadi penulis blog yg bertanggung jawab. Makanya kami sama sekali tidak menyembunyikan identitas kami masing2. *nggak kayak sebagian komentator2 anonim yg berani berkomentar pedas, tp nggak berani mencantumkan identitasnya dgn jelas di blog ini.
* Padahal kalau kami mau, bisa aja kami jd penulis anonim lalu membuat postingan yg menjelek2an pihak2 tertentu. Tp sekali lg, bukan itu tujuan kami membuat blog ini. Saya yakin, Ibu Prita pun sebenarnya jg tidak memiliki maksud demikian dgn menyebarkan email curhatnya ke orang2. Ia hanya seorang konsumen yg kecewa dgn pelayanan sebuah Rumah Sakit dan ingin membagi pengalamannya ke banyak orang. Jd, kenapa beliau harus dituntut dan dipenjara? ![]()
Wah… kalo orang2 seperti itu Prita aja dipenjara, gimana dgn nasib kita2, ya? Saya jd kepikiran apa blog ini ditutup saja?
Uh, bego’ banget banget banget kalo saya bener2 melakukannya. Itu kan artinya saya nyerah sama hukum yg masih nggak jelas itu. Saya malah jd tambah semangat nulis postingan di sini. Bukannya mau sok jagoan. Tp emang perlu tindakan seperti ini utk membela sesama.
Ya sesama konsumen, sesama pengguna internet, sesama blogger jg… atau sesama manusia yg nggak pernah puas barangkali? ![]()

So, sengaja saya pasang banner ini sebagai gerakan mendukung Ibu Prita. ![]()



June 4th, 2009 at 3:07 pm
jadi ceritanya kali ini mengkritik diri sendiri?!?
“
June 4th, 2009 at 3:16 pm
eh? dimana letak mengkritik diri sendirinya? *timpuk mas didut*
June 4th, 2009 at 3:45 pm
hahahaha…
aku males sm orang-orang yg komen-komen ga penting menjelek-jelekkan blogger. bilangnya cuman berani omdo di blog. lah situ, komen doang bisanya
jangan diapus lah tante. kritik mengkritik itu manusiawi lah yaaa, asal bertanggung jawab juga
kalo ga dikritik kan ga belajar 
June 4th, 2009 at 3:54 pm
sebel deh baca berita di Detik. katanya blogger omong doang ga datang ke sidang Prita. yaelah…ga liat di tipi apa, blogger tuh yang diwawancarai tipi2 itu di ruang sidang. curiga karena ga kenal atau karena blogger yg datang ga nempel stiker BLOGGER di jidatnya. padahak di berita ini http://www.tempointeraktif.com/hg/kriminal/2009/06/04/brk,20090604-179914,id.html ada kok bloggernya.
June 4th, 2009 at 3:58 pm
buat saya menyuarakan pendapat adalah hak, tetapi ya harus disertai dengan kewajiban: bertanggung jawab dan dengan etika.
June 4th, 2009 at 5:35 pm
sepanjang isinya benar, akurat dan bisa dipertanggungjawabkan, tentu tak ada salahnya ditulis. keep on writing
June 4th, 2009 at 6:17 pm
kirain mo tutup beneran…
June 4th, 2009 at 7:16 pm
cara menulis yg cerdas
*nunggu nieke nuntut nilla*
June 4th, 2009 at 8:36 pm
Kok ditutup? Yg ditulis di sini kan keritik membangun, bukan maksud laen2
hee hee
June 5th, 2009 at 5:53 am
bebaskan ibu prita!
lah, kalo blog ini ditutup, ntar blog 1nya ditutup juga dong
jangan ditutup lah, biarkan saja. ntar ga bisa makan keritikentang lagi 
June 5th, 2009 at 1:23 pm
salam kenal…

jangan ditutup….
tetap ngeblog aja….
June 5th, 2009 at 4:05 pm
salam kenal
ya jangan tutp blognya
tukeran link ama blog kamu
kalo berkenan, kabari aku ya
June 6th, 2009 at 6:14 am
padahal saya baru aja mau pesan keritikeantangnya barang dua kilo mah …
masak mau ditutup
lam kenal ah
June 8th, 2009 at 12:13 am
Iya nih kita kan sebagai blogger cuma tim penggembira..
June 10th, 2009 at 3:58 pm
jangan tutup…
ntar aku nangis
June 11th, 2009 at 10:43 am
wah kalo bisa jangan ditutup deh, sayang banget
June 12th, 2009 at 1:11 pm
Salamu’alaikum
Ayo semangat ngeblog ayo semangat update
Blog is my diary online
Blog is my voice of soul
June 13th, 2009 at 12:05 am
Penyakit
nggak baca postingan sampe slese tapi asal komen.
baydeweiii…
udah sopan gini masih ada yang ngamuk2 mah aneh.
iya nih, udah lama ga di apdet blog ini. sering2 donk nil, biar ga jamuran blognya.
nggak lah, sejauh ini kan postingan lo cenderung berhati2 dalam mengkritik, jadi kalo ada yang nuntut, berarti tu orang udah gila
ayo, minggu depan harus udah apdet postingan ya
June 13th, 2009 at 9:00 am
jangan mbak
justru itu ayo kita lawan!!!
June 15th, 2009 at 10:47 am
assalamu’alaikum
wah masalah itu memang menghawatirkan mbak, tetapi jangan dengan kejadian ini kita takut untuk posting *sok tahu mode on*
tetep semangat ngeblognya ya
June 16th, 2009 at 11:42 am
Iya jangan di tutup, la masih pengen kenalan
June 17th, 2009 at 4:14 pm
jangan ditutup, please
June 28th, 2009 at 10:16 pm
meski suka mengkritik, blog ini masih dalam koridor umum kok. nyantai aja lagi..