<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keritiKentang™</title>
	<atom:link href="http://www.keritikentang.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.keritikentang.com</link>
	<description>crispy crunchy yummy yummy...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Jun 2010 09:57:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ah, prihatinmu itu PALSU!</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2010/06/11/ah-prihatinmu-itu-palsu/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2010/06/11/ah-prihatinmu-itu-palsu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 09:57:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Waktu video mesum itu rame digembar-gemborkan, banyak orang yg mengaku prihatin. Ada yg bilang, &#8220;Duh, kasian banget itu si artis yg dianggap terlibat. Namanya tercoreng.&#8221; atau &#8220;Kasian keluarganya jd malu&#8221; atau &#8220;Pasti nanti si artis jd kehilangan job. Kasian banget. Jadi prihatin, deh&#8230;&#8221;.

Nggak sedikit jg yg menyampaikan simpatinya kepada si artis yang bersangkutan melalui komentar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/220558/2/istockphoto_220558-angst.jpg" alt="" width="185" height="278" />Waktu video mesum itu rame digembar-gemborkan, banyak orang yg mengaku prihatin. Ada yg bilang, &#8220;Duh, kasian banget itu si artis yg dianggap terlibat. Namanya tercoreng.&#8221; atau &#8220;Kasian keluarganya jd malu&#8221; atau &#8220;Pasti nanti si artis jd kehilangan job. Kasian banget. Jadi prihatin, deh&#8230;&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Nggak sedikit jg yg menyampaikan simpatinya kepada si artis yang bersangkutan melalui komentar di media berita online, atau bahkan ke akun twitter si artis tersebut. Tapi apa iya mereka semua itu beneran prihatin?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Coba deh ya, dari semua orang yg mengaku prihatin itu, berapa persen yg sama sekali TIDAK mendownload video mesum tersebut? Berapa persen yg tidak penasaran? Berapa persen yg bener-bener cuek dengan isi dari video itu?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saya cukup kaget juga ketika bercakap-cakap dengan seorang temen dan dia bilang :<span id="more-37"></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Gue kasian banget sama si artisnya. Kalo jadi dia, gue pasti udah pindah warga negara. Malu banget itu, bok&#8230; Eh tapi ya, lo udah liat video nya belom? Gila, emang mirip banget, loh!!!&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">HAH? HAH? HHHAAAAAHHH???</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Begitukah caramu menunjukkan rasa priharin???</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ah, prihatinmu itu <strong>PALSU</strong>!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2010/06/11/ah-prihatinmu-itu-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Jangan Ajak Aku Nonton, Mama&#8230; Aku Takut!&#8221;</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2010/05/17/jangan-ajak-aku-nonton-mama-aku-takut/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2010/05/17/jangan-ajak-aku-nonton-mama-aku-takut/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 04:58:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yg lalu, saya menonton film &#8220;Daybreakers&#8221; bersama pasangan. Kalau dilihat dari sini, genre nya adalah film Action, Drama, Horror, Sci-Fi, Thriller. Nah di sini pun sudah disebutkan bahwa film ini untuk &#8220;Dewasa (adult)&#8221;. Jadi sebenarnya sudah jelas kan siapa target penontonnya? FYI, buat yang belum menonton film ini&#8230; saya kasih bocoran. Bahwa di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/6992620/2/istockphoto_6992620-kid-watching-tv.jpg" alt="" width="234" height="234" />Beberapa waktu yg lalu, saya menonton film &#8220;<a title="di wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Daybreakers">Daybreakers</a>&#8221; bersama pasangan. Kalau dilihat <a href="http://www.imdb.com/title/tt0433362/">dari sini</a>, genre nya adalah film Action, Drama, Horror, Sci-Fi, Thriller. Nah <a title="bioskop 21" href="http://21cineplex.com/daybreakers,movie,2287.htm">di sini</a> pun sudah disebutkan bahwa film ini untuk &#8220;Dewasa (adult)&#8221;. Jadi sebenarnya sudah jelas kan siapa target penontonnya? FYI, buat yang belum menonton film ini&#8230; saya kasih bocoran. Bahwa di film ini ada banyak adegan yang &#8220;mengerikan&#8221;. Mulai dari darah-darah muncrat sampai organ-organ manusia yang buntung (tanpa sensor, tentu saja) tampil dalam film ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Nah, yang menarik adalah&#8230; sudah berkali-kali, ketika saya menonton film yang &#8220;mengerikan&#8221; dan sudah jelas-jelas ditujukan untuk penonton dewasa, masih saja ada penonton yang membawa anaknya yang masih kecil untuk ikut menonton film tersebut. Saya nggak kebayang yah gimana rasanya jadi anak-anak itu. Menonton film yang seperti itu di TV saja pasti sudah bikin takut dan susah tidur. Apalagi kalau mereka menontonnya di bioskop? Nggak jarang loh saya lihat para orang tua itu &#8220;membantu&#8221; menutup mata anaknya yang ketakutan. Apakah itu solusi???<span id="more-33"></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saya masih nggak habis pikir. Apa yang membuat para orang tua itu &#8220;terpaksa&#8221; membawa anak mereka yang masih kecil untuk ikut menonton film-film yang sebenarnya tidak layak untuk mereka tonton? Tidak terbayang efeknya kah? Tidak mengerti apa yg dirasakan anak-anak mereka ketika melihat adegan-adegan yang menyeramkan itu??? *pasang muka serius* Pengen banget nonton, tapi nggak ada yang menjaga anaknya? Ya sewa DVD aja sana! Nonton di dalam kamar saat anak-anak sudah terlelap. Kenapa harus ngotot membawa anak ikut masuk ke dalam bioskop, sih??? Dasar orang tua egois!!! *mulai sebel*</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">By the way&#8230; Di waktu yang berbeda di saat saya sedang mengantri untuk membeli tiket di sebuah bioskop (juga bersama pasangan *uhuk*), seorang kakek di depan saya tengah memarahi si mbak penjual tiket. Saya mendengar si kakek berkata, &#8220;Tadi cucu saya masuk ke studio itu, kan? Nonton film itu, kan? Itu kan bukan film utuk anak-anak! Kenapa cucu saya dibiarkan masuk? Bagaimana kalian ini? Mau cari duit saja, tapi tidak memperhatikan dan mempedulikan siapa penontonnya! Mau dibawa kemana negara ini kalau orang-orangnya cuma mikirin duit seperti kalian?&#8221; *serius si kakek ngomong persis kayak gini*</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jadi, kesalahan bukan hanya ada di orang tua saja ternyata. Tapi juga di petugas bioskop! <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2010/05/17/jangan-ajak-aku-nonton-mama-aku-takut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beberapa Sikap Tukang Angkot yg Ngeselin</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2010/04/16/beberapa-sikap-tukang-angkot-yg-ngeselin/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2010/04/16/beberapa-sikap-tukang-angkot-yg-ngeselin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 03:08:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2010/04/16/beberapa-sikap-tukang-angkot-yg-ngeselin/</guid>
		<description><![CDATA[1. Suka merokok di dalam angkot
Mana lg banyak penumpang pulak. Asapnya itu beterbangan ke belakang, ke kursi penumpang. Mending cuma asapnya. Lah ini sama arang-arang sisa pembakaran rokoknya sekalian. Cih! Saya pernah duduk di kursi yg pas banget posisinya di belakang supir angkot yg lg merokok di saat menyetir. Itu arang rokoknya sampe beterbangan ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/10404560/2/istockphoto_10404560-exotic-trip.jpg" width="218" align="left" height="290" /><strong>1. Suka merokok di dalam angkot</strong><br />
Mana lg banyak penumpang pulak. Asapnya itu beterbangan ke belakang, ke kursi penumpang. Mending cuma asapnya. Lah ini sama arang-arang sisa pembakaran rokoknya sekalian. Cih! Saya pernah duduk di kursi yg pas banget posisinya di belakang supir angkot yg lg merokok di saat menyetir. Itu arang rokoknya sampe beterbangan ke baju saya. Pengen saya jitak dr belakang aja rasanya kepala supirnya itu.
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>2. Ngitung duit sambil ngebut di jalanan</strong><br />
Duh, bener deh ya. Yg ini jg bikin kesel banget! Ngebut aja dia udah salah, apalagi sambil ngitungin duit! Matanya jd nggak fokus menatap lurus ke jalanan. Kayak nggak bisa aja tuh duit dihitung nanti-nanti. Bahaya banget. Menguji adrenalin banget dah kalo udah kayak gini. Was-was tiap bentar.
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>3. Ngobrol di tengah-tengah jalan dengan supir lain di sebelahnya</strong><br />
Nggak jarang saya nemuin supir angkot yg mengobrol dgn supir angkot lain yg kebetulan melintas di seberangnya. Dan saat itu jalanan sempit pula. Dia berenti sebentar buat ngobrol. Bikin macet aja! Kalo saya yg mengendarai mobil di belakang angkot yg kayak gini, udah saya klakson tuh angkot sampe kuping supir (&#8230;dan penumpangnya <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_neutral.gif' alt='&#58;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#124;' /> ) jd budek. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Mana bahasanya itu jg kadang kasar. Duh, bikin sakit telinga yg dengernya aja!<span id="more-32"></span>
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>4. Suka ngerem mendadak</strong><br />
Nggak ngerti apa emang supir angkotnya demen bikin orang kaget atau emang supirnya yg nggak bisa nyetir. Sering kali supir angkot itu ngerem mendadak. Parahnya kalau saya kebagian duduk agak depan (maksudnya agak deket sama supir) trus orang-orang setelah saya badannya gede-gede semua. Wuuuiiihh&#8230; Bisa kegenjet saya karena badan mereka terdorong ke depan saat supir angkot ngerem mendadak. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' />
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>5. Pura-pura lupa ngasih uang kembalian</strong><br />
Eh, saya pernah loh naik angkot, trus pas turun supirnya belaga lupa ngembaliin duit saya. Langsung aja dia nyelonong dan ngebut membawa angkotnya meninggalkan saya dgn tangan terbuka menagih uang kembalian. Errr&#8230; bener deh, ya. Itu wajah supir angkotnya saya masih inget banget. Kalo ketemu lg, lihat aja! Pasti saya tagih uang kembaliannya.
</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Ini adalah beberapa sikap supir angkot yg ngeselin versi saya. Tentu masih banyak yg lain. Bagaimana dengan versi kamu? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2010/04/16/beberapa-sikap-tukang-angkot-yg-ngeselin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata, Penduduk Indonesia Masih Banyak yg Buta Huruf!</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2010/03/15/ternyata-penduduk-indonesia-masih-banyak-yg-buta-huruf/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2010/03/15/ternyata-penduduk-indonesia-masih-banyak-yg-buta-huruf/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 04:23:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2010/03/15/ternyata-penduduk-indonesia-masih-banyak-yg-buta-huruf/</guid>
		<description><![CDATA[Saya menemukan tulisan ini di sebuah tembok pagar sebuah mall yang berhadapan langsung dengan sebuah perumahan :
&#160;

&#160;
Hmmm&#8230; Kok rasanya ada yang janggal, ya? Kenapa juga harus ada tulisan : &#8220;&#8230; Kecuali Buta Huruf?&#8220;. Waktu hal ini saya diskusikan ke seseorang, beliau berkata, &#8220;Ya mungkin karena yg buta huruf nggak bisa baca peringatan tersebut.&#8221; Oh, ya? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Saya menemukan tulisan ini di sebuah tembok pagar sebuah mall yang berhadapan langsung dengan sebuah perumahan :</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://images.plurk.com/3121462_ac8c80cd47091074fd249d402b4f4eaf.jpg" width="400" height="300" /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><span id="more-31"></span>Hmmm&#8230; Kok rasanya ada yang janggal, ya? Kenapa juga harus ada tulisan : &#8220;<strong>&#8230; Kecuali Buta Huruf?</strong>&#8220;. Waktu hal ini saya diskusikan ke seseorang, beliau berkata, &#8220;Ya mungkin karena yg buta huruf nggak bisa baca peringatan tersebut.&#8221; Oh, ya? Begitukah? Kalau memang begitu alasannya, kenapa ya saya menemukan tulisan-tulisan seperti ini masih di tembok yg sama :</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://images.plurk.com/3121462_228fffd917cda245c0bc1bd737ab6c0a.jpg" width="400" height="244" /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Hmmm&#8230; Apakah itu artinya si pelaku buta huruf? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_neutral.gif' alt='&#58;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#124;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Dan saya jg menemukan hal yg sama ketika beberapa waktu yg lalu tanpa sengaja menemukan ini di sebuah toko yg menjual peralatan stationery :</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center" align="justify"><img src="http://images.plurk.com/3121462_1c21c0bbff1e87df0567e7f5b1e48d8b.jpg" width="400" height="300" /></p>
<p style="text-align: center" align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Kalau memang begitu, kasian jg ya orang Indonesia? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_silent.gif' alt='&#91;&#45;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#91;&#45;&#40;' /> Entah memang karena nggak pernah sekolah sehingga jadi buta huruf, atau&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_neutral.gif' alt='&#58;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#124;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2010/03/15/ternyata-penduduk-indonesia-masih-banyak-yg-buta-huruf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Cela ABG!</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 17:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini sudah banyak sekali kasus yg melibatkan ABG. Mulai dr yg katanya diculik sama teman yang dikenal lewat facebook lah, siswa-siswa yg dikeluarkan dr sekolah karena mencela gurunya di Facebook lah, terus ada lagi yg marah-marah ke teman wanita pacarnya di Facebook karena cemburu sampai masuk ke akun Facebook pacarnya segala (gila, kasus kayak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/4725460/2/istockphoto_4725460-left-out.jpg" width="295" align="left" height="210" />Akhir-akhir ini sudah banyak sekali kasus yg melibatkan ABG. Mulai dr yg katanya diculik sama teman yang dikenal lewat facebook lah, siswa-siswa yg dikeluarkan dr sekolah karena mencela gurunya di Facebook lah, terus ada lagi yg marah-marah ke teman wanita pacarnya di Facebook karena cemburu sampai masuk ke akun Facebook pacarnya segala (gila, kasus kayak gini sekarang bisa dibawa ke pengadilan, loh!), sampai heboh-heboh soal ABG yg ngamuk-ngamuk dan maki-maki di twitter. Duh, eneg nggak sih dapat kabar kayak begini terus?</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Kemudian yang disalahkan adalah facebook-nya, twitter-nya, internetnya&#8230; Sampai ada pelarangan ini itu segala. Sampai ada peraturan seputar internet yg katanya dibuat untuk mencegah kejadian-kejadian seperti ini lg. Padahal kalau mau dicermati, jelas sekali yg salah bukan media-nya. Tapi penggunanya! Ok, ok&#8230; kalau soal ini sudah banyak sekali yg bahas di blog, bahkan di tv atau koran.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tapi yg kemudian menjadi fokus saya adalah&#8230; saya perhatikan jd banyak sekali orang-orang (khususnya yg merasa sudah tidak ABG lagi) yg mencela ABG. ABG dinilai sebagai generasi yg bodoh, tidak dewasa, tidak bijak, sehingga bisa dengan mudahnya melakukan dan terjebak pd hal-hal yg konyol dan dianggap sepele. Tapi&#8230; sesungguhnya di mata saya anggapan seperti itu terlalu dangkal!<span id="more-30"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Sadar nggak sih, menjadi ABG di masa sekarang sepertinya jauuuuhhh lebih sulit ketimbang dulu? Ketika dulu belum ada media seperti internet dan yang memiliki HP baru lah orang-orang tertentu saja (karena dulu harga HP nggak bisa dibilang murah), mungkin mudah menghindari kasus-kasus seperti di atas. Di saat orang berkenalan hanya ketika benar-benar bertemu saja, kasus penculikan oleh orang yg tak dikenal tentu tidak sebanyak dan semudah sekarang. Belum lg pengaruh yg bisa ditimbulkan dr informasi-informasi yg didapat dr internet. Memang sih, ada informasi yg benar-benar baik. Tp yg nggak baik jg nggak kalah banyak. Bahkan pelajaran PPKN saja tidak mampu membendung hasrat para remaja utk mengetahui dan melakukan hal-hal yg negatif.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Jangan cela ABG. Jangan ditertawakan. Jangan samakan dgn jaman kalian (yg katanya sudah tidak ABG lg itu). Look! Media jaman dulu itu tidak seperti jaman sekarang! Sekarang orang mampu membuka mata selebar-lebarnya dan menatap seluas-luasnya! Semakin banyak pengaruh yg masuk, maka akan semakin banyak pula tantangannya. Seharusnya, semakin banyak pula filternya. Nggak heran kalau ABG jaman sekarang lebih terlihat bodoh, konyol, agresif yg tidak pd takarannya (atau apalah itu istilahnya&#8230; saya kok nggak nemu istilah yg tepat, ya? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> ), dan terlalu mudah terkena kasus-kasus seperti ini. Kalau kita (yg katanya bukan ABG lg ini. eh&#8230; KITA? saya sih masih ABG. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> ) menjadi ABG di masa sekarang (dgn kondisi psikologis seorang ABG, tentunya), belum tentu jg bisa selamat dr kasus-kasus tersebut.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Saya jg punya adik yg masih ABG. Kadang usil jg sih mengejek ke-ABG-an nya. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Apalagi kalau m3nUliSnY4 sUd4h s3PeRt! iNi&#8230; Tapi saya tidak pernah lupa utk berdiskusi dengannya kalau sedang bareng. Sedikit-sedikit menyisipkan pesan-pesan yg bahkan tidak diketahui dan dipahami oleh orang tua saya sekalipun. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> (ngasih pesannya jg ala ABG. ABG yg sok tua gitu kali, ya? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> ) Because I care! Yes, I do! Saya peduli dan sadar bahwa ada banyak sekali &#8220;lubang&#8221; di depan sana yg bisa membuat adik saya terjerumus jika dia tidak hati-hati. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">h4r3 GeNnnnneEeEe&#8230; g1tcHu L0cHHHHHH&#8230;. j4mAnNy4 1nT3rNeT&#8230;!!!!!! HaRU$ g4o0o0o0wwwLL&#8230;!!! *gileee&#8230; susah ngetiknya* <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2010/02/18/jangan-cela-abg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengamen yang &#8220;Mengancam&#8221;</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2010/02/01/pengamen-yang-mengancam/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2010/02/01/pengamen-yang-mengancam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 06:53:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2010/02/01/pengamen-yang-mengancam/</guid>
		<description><![CDATA[Pernah nggak denger pengamen (biasanya penampilannya didandanin ala rocker gagal) di angkutan umum atau dimana pun, nyanyi dengan lirik yg kurang lebih isinya seperti ini (dengan irama yg ngasal) :

&#8220;Kasihanilah kami&#8230; yg tidak punya uang&#8230; tidak mampu bersekolah&#8230; cari makan saja susah&#8230;&#8221;

&#160;
Yeaaaahh&#8230; Seolah mereka sangat harus dikasihani. Lalu&#8230; liriknya berlanjut&#8230;

&#8220;Untung kami tidak merampok&#8230; tidak membunuh&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/4314311/2/istockphoto_4314311-music-performing.jpg" width="232" align="left" height="241" />Pernah nggak denger pengamen (biasanya penampilannya didandanin ala rocker gagal) di angkutan umum atau dimana pun, nyanyi dengan lirik yg kurang lebih isinya seperti ini (dengan irama yg ngasal) :</p>
<blockquote>
<p align="justify"><em>&#8220;Kasihanilah kami&#8230; yg tidak punya uang&#8230; tidak mampu bersekolah&#8230; cari makan saja susah&#8230;&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Yeaaaahh&#8230; Seolah mereka sangat harus dikasihani. Lalu&#8230; liriknya berlanjut&#8230;</p>
<blockquote>
<p align="justify"><em>&#8220;Untung kami tidak merampok&#8230; tidak membunuh&#8230; kami hanya mengamen&#8230; untuk sekedar mencari sesuap nasi&#8230;&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Ok, masih biasa aja di sini. Lalu&#8230;</p>
<blockquote>
<p align="justify"><em>&#8220;Tolonglah kiranya Bapak dan Ibu memberikan sedikit rejekinya kepada kami yg tidak punya ini&#8230; Kami akan berdo&#8217;a semoga Bapak dan Ibu diberi berkah dan harta yg melimpah&#8230;&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tiba-tiba si pengamen mengulur-ulurkan tangannya, menghampiri setiap penumpang.  Berharap diberi recehan. Namun yg terjadi ternyata tidak ada yg terusik. Tidak ada yg memberikannya uang. Hohoho&#8230; Tidak ada yg tersentuh. Lantas ia kembali lanjut bernyanyi dgn gitar kecilnya :<span id="more-29"></span></p>
<blockquote>
<p align="justify"><em>&#8220;Orang PELIT&#8230; hidupnya tidak akan makmur&#8230; akan sengsara&#8230; Karena dia terlalu PELIT hanya untuk sekedar memberi receh&#8230; yg kaya akan menjadi miskin&#8230; dan yg miskin akan tambah miskin&#8230; Begitulah jadinya nasib orang PELIT.&#8221;</em></p>
</blockquote>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Lalu dia ngeloyor pergi. Meninggalkan orang-orang yg sudah dikatai PELIT olehnya. Wajah orang-orang itu tampak acuh, datar, dan tidak peduli. Tp saya tau hati mereka jengkel bukan main. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Saya hampir selalu bertemu dgn pengamen yg seperti ini di angkutan umum, loh. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Pengamen-pengamen yg awalnya lewat lirik lagunya (yg dia pikir menyedihkan) minta dikasihani, bahkan bersedia memberi do&#8217;a yg baik JIKA diberi recehan&#8230; Namun  seolah jg akan memberikan do&#8217;a yg buruk jika ia tidak diberi recehan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2010/02/01/pengamen-yang-mengancam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berikan Sedikit Respek pada Sang Putri</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2009/06/18/berikan-sedikit-respek-pada-sang-putri/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2009/06/18/berikan-sedikit-respek-pada-sang-putri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 20:09:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2009/06/18/berikan-sedikit-respek-pada-sang-putri/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu ketika baru ada pemberitaan tentang seorang ibu yang putrinya diculik oleh sebuah keluarga kerajaan di negeri seberang, banyak orang yang bersimpati. Apalagi katanya sang putri disiksa oleh suami dan keluarganya di sana. Media pun berlomba-lomba membuat pemberitaan, bahkan membantu sang ibu berhubungan dan berbicara langsung dengan kerabat atau anggota keluarga di negeri seberang.
&#160;
Banyak yg [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://www2.istockphoto.com/file_thumbview_approve/8549310/2/istockphoto_8549310-vector-illustration-beauty-princess.jpg" align="left" height="327" width="231" />Dulu ketika baru ada pemberitaan tentang seorang ibu yang putrinya diculik oleh sebuah keluarga kerajaan di negeri seberang, banyak orang yang bersimpati. Apalagi katanya sang putri disiksa oleh suami dan keluarganya di sana. Media pun berlomba-lomba membuat pemberitaan, bahkan membantu sang ibu berhubungan dan berbicara langsung dengan kerabat atau anggota keluarga di negeri seberang.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Banyak yg penasaran dengan akhir tragedi itu. Hingga akhirnya suatu hari sang putri berhasil &#8220;direbut&#8221; kembali oleh sang ibu karena sang putri konon berhasil lepas dari &#8220;penjara&#8221; sang pangeran. Bahkan sebuah laskar dan anggota intelijen asing dikabarkan jg ikut serta membantu dalam proses pelepasan sang putri.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Drama berlanjut dgn bahagia. Sang putri akhirnya kembali ke pelukan ibunya dan menginjakkan kaki ke tanah air. Ia langsung menjadi sorotan banyak media. Diundang ke berbagai acara, wawancara dimana2, bahkan konon job pun mulai berdatangan. Dan dalam setiap sorot kamera, sang putri selalu tersenyum. Tampak bahagia, tanpa tekanan, dan seolah tidak pernah terjadi hal buruk pd dirinya.<span id="more-27"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Lalu apa? Tak dapat dipungkiri, gunjingan dan berita miring seputar sang ibu mulai merebak. Ada yg bilang sang ibu memang sengaja menjual anaknya utk menebus hutang yg melimpah. Lalu ada lg yg bilang bahwa sang putri hanya ingin mencari sensasi dgn menyebar fitnah sehingga ia semakin terkenal dan ditawari banyak job. Ada pula yg mencurigai keceriaan sang putri tiap kali disorot kamera karena sama sekali tidak tampak sedih dan tertekan.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Semakin lama, rasa simpati dan respek pd sang putri mulai pudar. Cibiran, cemoohan, dan sindiran jg pernah saya baca lewat beberapa blog yg pernah saya kunjungi. *loh, memangnya siapa mereka? kerabat dekat sang putri atau sang pangeran? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> *</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Mana yg benar? Hanya mereka yg tau&#8230; Hanya sang putri dan ibunya&#8230; Lalu pangeran dan keluarganya itu. Selebihnya? Kita hanya penonton drama. Kita hanya dapat mengamatinya dr balik layar kaca televisi kita. *kecuali kalau kalian menonton dr tv tetangga. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Ooopps&#8230; serius, Jumi. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_neutral.gif' alt='&#58;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#124;' /> * Tapi yg menarik perhatian saya adalah&#8230; ya opini masayarakat yg tiba2 berbalik itu. Dulu kayaknya simpatiiiii&#8230; banget. Terharu dgn perjuangan sang ibu dlm mencari putri nya. Sekarang setelah mulai ada kabar miring tentang pemberitaan tersebut, semua beramai2 mencibir. Kok gampang banget ya terprovokasi? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Huh, kalo saya mah&#8230; Mending lihat masalah dr intinya aja. Toh sang putri udah visum meskipun dinilai agak &#8220;kelamaan&#8221; *dan dgn sok taunya sebagian orang menganggap dia lebih mendahulukan jumpa pers dr pd visum biar tambah tenar <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> *. Udah ada bukti dari dokter bahwa dia memang mengalami KDRT. Kalau dia hampir selalu kelihatan ceria di depan kamera, lalu kenapa? Harus gitu dia nangis2 dan murung setiap ada wawancara? Bener dong tindakan sang putri. Sang pangeran telah membuat hidupnya menderita selama beberapa bulan. Jd kalau dia masih terlihat sedih meskipun sudah tidak berada dlm &#8220;penjara&#8221; sang pangeran, sama aja dia masih berada dlm &#8220;penjara&#8221; itu.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Lalu tentang kabar buruk seputar ibunya, memang apa pengaruhnya? Kalau pun memang benar sang ibu dulu menjual putrinya, apakah itu artinya sang putri boleh dizalimi oleh suaminya sendiri? Plis, deh&#8230; Pemikiran macam apa itu? KDRT ya KDRT! Siapa pun pelakunya dan apapun alasannya, tetap tidak bisa dibenarkan. Mau dia dijual ibunya kek, mau ibunya banyak utang kek, mau ibunya adalah orang yg nggak bener kek, tetep aja putrinya nggak boleh dizalimi sama suaminya sendiri! Jd ngapain jg nyangkut-nyangkutin masalah siapa ibunya dengan tindak kekerasan yg dialami putrinya?</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Jadi, tolong berikan sedikit respek pd sang putri. Berhenti mencibir dan bergunjing di belakang sana. Hati2 kuwalat! <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Kalau suatu hari nanti kalian sendiri yg mengalami KDRT, gimana? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_batting.gif' alt='&#59;&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#59;&#41;' /> Kalian jg pasti membutuhkan dukungan banyak orang dr segi apapun. Sang putri di sini hanya menjadi korban dan dia layak mendapat keadilan. Meskipun saya sempat merasa lucu karena tak lama kemudian saya menemukan fakta bahwa sebentar lagi akan ada sinetron yg dibuat tentang sang putri. Bahkan pemainnya jg sang putri sendiri. Wakakakak&#8230; <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Tp terlepas dr semua itu, saya tetap melihatnya sebagai korban KDRT yg harus dibela dan layak mendapat keadilan. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="right">- <a href="http://nilla.keritikentang.com">si jumi</a> -</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2009/06/18/berikan-sedikit-respek-pada-sang-putri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi, Blog Ini Ditutup Saja?</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2009/06/04/jadi-blog-ini-ditutup-saja/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2009/06/04/jadi-blog-ini-ditutup-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 08:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Konsumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2009/06/04/jadi-blog-ini-ditutup-saja/</guid>
		<description><![CDATA[Wooo&#8230; sudah hampir setengah tahun ya blog ini tidak terjamah?  Saya bahkan sempat lupa kalo saya jg penulis blog ini.  Parah parah parah&#8230; Maklum, sibuk menarsiskan diri di blog yg 1 itu&#8230;  Tp entah kenapa, kasus yg menimpa Ibu Prita  Mulyasari yg sedang ramai dibahas di berbagai media (termasuk blog) itu meningkatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Wooo&#8230; sudah hampir setengah tahun ya blog ini tidak terjamah? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Saya bahkan sempat lupa kalo saya jg penulis blog ini. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Parah parah parah&#8230; Maklum, sibuk menarsiskan diri di <a href="http://nilla.keritikentang.com/">blog yg 1 itu</a>&#8230; <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> Tp entah kenapa, kasus yg menimpa <a href="http://suarapembaca.detik.com/read/2008/08/30/111736/997265/283/rs-omni-dapatkan-pasien-dari-hasil-lab-fiktif" title="dari surat pembaca detik dot com">Ibu Prita  Mulyasari</a> yg sedang ramai dibahas di berbagai media (termasuk blog) itu meningkatkan gairah saya utk kembali menulis di blog ini. Pasalnya, blog ini kan jg termasuk blog satir yg isinya kritikan dari hal2 paling ga penting sampe hal2 yg cukup serius utk dibahas dan diperhatikan.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://www2.istockphoto.com/file_thumbview_approve/8722708/2/istockphoto_8722708-four-people-communicating.jpg" width="308" height="144" /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Sepengetahuan saya&#8230; sejauh saya melihat kasus ini&#8230; memang masalah ini sangat mengkhawatirkan kita sebagai konsumen, pengguna internet, dan blogger khususnya. Tp saya tidak akan membahas masalah ini lebih lanjut karena sudah banyak yg membahasnya. Yg tiba2 bertengger di otak saya adalah&#8230; bagaimana dgn blog ini? Semua isinya jg ttg kritikan. Mulai dr yg kejam sampe yg halus&#8230; dr yg pedes sampe yg asin&#8230; tp kok saya ndak masuk penjara, ya? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> Hayah&#8230; malah minta! <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /><span id="more-26"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tapiiiii&#8230; yg perlu diperhatikan adalah, saya dan <a href="http://nieke.keritikentang.com/" title="my twin sista">Nieke</a> dlm menulis postingan di blog ini TIDAK PERNAH langsung menunjuk pihak2 yg bersangkutan yg sdg dibahas. Kita biasanya menggunakan inisial, julukan, atau istilah2. Hal ini kami lakukan agar tidak terkena tuntutan &#8220;pencemaran nama baik&#8221; dr pihak yg bersangkutan. Toh blog ini jg dibuat hanya sekedar utk berkeluh kesah, menyampaikan hal2 yg nggak beres di mata kami, tanpa ada maksud menjatuhkan pihak2 tertentu. Jd, kalo mau tau lebih jelas siapa pihak2 yg dimaksud, yuk mari yuk ngobrol &#8220;di belakang&#8221; aja&#8230; Kayaknya &#8220;lebih aman&#8221; kalo ngobrol di belakang. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Selain itu, dr awal kami berdua memang ingin menjadi penulis blog yg bertanggung jawab.  Makanya kami sama sekali tidak menyembunyikan identitas kami masing2. *nggak kayak sebagian komentator2 anonim yg berani berkomentar pedas, tp nggak berani mencantumkan identitasnya dgn jelas di blog ini. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> * Padahal kalau kami mau, bisa aja kami jd penulis anonim lalu membuat postingan yg menjelek2an pihak2 tertentu. Tp sekali lg, bukan itu tujuan kami membuat blog ini. Saya yakin, Ibu Prita pun sebenarnya jg tidak memiliki maksud demikian dgn menyebarkan email curhatnya ke orang2. Ia hanya seorang konsumen yg kecewa dgn pelayanan sebuah Rumah Sakit dan ingin membagi pengalamannya ke banyak orang. Jd, kenapa beliau harus dituntut dan dipenjara? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_dontknow.gif' alt='&#58;&#45;&#63;&#63;' class='wp-smiley' width='40' height='18' title='&#58;&#45;&#63;&#63;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Wah&#8230; kalo orang2 seperti itu Prita aja dipenjara, gimana dgn nasib kita2, ya? Saya jd kepikiran apa blog ini ditutup saja? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Uh, bego&#8217; banget banget banget kalo saya bener2 melakukannya. Itu kan artinya saya nyerah sama hukum yg masih nggak jelas itu.  Saya malah jd tambah semangat nulis postingan di sini. Bukannya mau sok jagoan. Tp emang perlu tindakan seperti ini utk membela sesama. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Ya sesama konsumen, sesama pengguna internet, sesama blogger jg&#8230; atau sesama manusia yg nggak pernah puas barangkali? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://ibuprita.suatuhari.com/wp-content/uploads/2009/06/banner-prita-234x60.gif" width="234" height="60" /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">So, sengaja saya pasang banner ini sebagai gerakan mendukung <a href="http://ibuprita.suatuhari.com/" title="ambil banner dr sini">Ibu Prita</a>. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2009/06/04/jadi-blog-ini-ditutup-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta Blogger 2008 Boleh Saya Kritik?</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2008/11/28/pesta-blogger-2008-boleh-saya-kritik/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2008/11/28/pesta-blogger-2008-boleh-saya-kritik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 21:36:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jumi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2008/11/28/pesta-blogger-2008-boleh-saya-kritik/</guid>
		<description><![CDATA[Langsung aja, ya. Alhamdulillah saya ikut dalam acara Pesta Blogger 2008 yg dilaksanakan pd tanggal 22 November 2008 kemarin di BPPT. Tentang acaranya bisa dilihat di webnya sendiri.  Trus ga sengaja nemu sebuah kritikan pedas ttg acara ini. Wooo&#8230; saya sempat terkesima.  Sebanyak ini saya baca postingan ttg PB 2008, belum ada yg [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img src="http://pestablogger.com/wp-content/uploads/2008/08/logo-pb08.png" align="left" height="182" width="244" />Langsung aja, ya. Alhamdulillah saya ikut dalam acara Pesta Blogger 2008 yg dilaksanakan pd tanggal 22 November 2008 kemarin di BPPT. Tentang acaranya bisa dilihat di <a href="http://pestablogger.com">webnya</a> sendiri. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Trus ga sengaja nemu sebuah <a href="http://www.tee-za.net/?p=222">kritikan pedas</a> ttg acara ini. Wooo&#8230; saya sempat terkesima. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#111;' /> Sebanyak ini saya baca postingan ttg PB 2008, belum ada yg sepedas mbak yg 1 itu. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Sempet sih, saya membaca beberapa postingan yg jg mengkritik PB. Tp ga ada yg sepedas di blog tersebut. *beda bumbu kali, yak?* <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Nah, di sini saya ga mau ikut2an. Ga pengen jd mainstream. Mentang2 udh ada 1 blogger yg mengkritik sebegitu pedasnya, lantas saya jg melakukan hal yg sama. Kalo membaca dr postingan mbak Tiza tsb, ada beberapa hal yg saya setuju dan ga setuju. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Setuju, karena saya jg merasakan keluhan2 yg sama dgn mbak Tiza di acara PB kemarin, kurang setuju karena sepertinya ada &#8220;tuduhan2&#8243; yg menurut saya kurang mendasar dan tanpa bukti. Nanti takutnya malah jd fitnah. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Tp yg kemudian menjadi fokus saya adalah : bagaimana yg dikritik dan bagaimana yg membaca kritikan tersebut.</p>
<p align="justify"> <span id="more-25"></span></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Pertama, yg dikritik (para panitia dan pemenang award barang kali) : anteng, tenang, menyimak kritikan dgn positif&#8230; meskipun saya yakin sebenarnya mereka sempet ikut panas jg membaca kritikan2 tersebut. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> (saya lihat dr komentar mereka pd postingan itu) Nah, lalu bagaimana orang2 yg &#8220;tidak terlibat&#8221; (orang2 yg cuma sekedar baca postingan doang dan ikut berkomentar). Ok lah, mungkin sebagian dr mereka jg ikut hadir dlm acara PB tersebut. Lantas kenapa kalo acara itu dikritik? Kenapa kalo ada yg ga enjoy atau ada yg ga suka? Kenapa kalo ada orang yg ga sependapat dgn kalian? Kok jd kayak kebakaran jenggot gitu? Yg dikritik aja tetep bisa berfikir positif, kok. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Tidak bisakah melihat suatu kritikan sbg &#8220;cambukan&#8221; yg dapat membuat segalanya menjadi lebih baik lg di masa yg akan datang? Banyak jg yg mencibir si tukang kritik. Dibilang syirik lah, melakukan kegiatan sosial cuma utk dapet award-lah. Saya yakin sekali, point yg ingin disampaikan mbak Tiza bukan seperti itu. Saya nangkepnya tuh ya, mungkin mbak Tiza pengen bilang gini : &#8220;ngapain seh pake acara award-award segala? ntar jd ada semacam persaingan gitu lg di antara komunitas2 blogger yg ada.&#8221;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Lalu tentang ketidakpuasannya tehadap hasil penilaian juri itu bukan berarti karena dia syirik, apalagi melakukan aksi sosial cuma utk dapet award. Kayaknya ga gitu, deh&#8230; <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_batting.gif' alt='&#59;&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#59;&#41;' /> (udh kayak iklan <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> ) Kalo saya seh nangkep maksud mbak Tiza tuh gini : &#8220;kenapa komunitas itu menang? komunitas saya kurang apa? memangnya apa kriteria juri dlm menentukan pemenang? dapet infonya dr mana?&#8221;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Seperti yg dituliskan salah <a href="http://adink13.blogspot.com/">1 komentator</a>nya :</p>
<p class="comm_text">&nbsp;</p>
<blockquote><p>Kalo semisal hendak membuat award-award-an, seharusnya sebelum-sebelumnya sudah menentukan parameternya apa.. dan sebelum membuat keputusan, kumpulkanlah informasi sebanyak-banyaknya.. gampangjih!</p>
<p>Nah, kalo belum mampu begitu, ya nda usah membuat award-award-an!!</p></blockquote>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Jujur, saya pribadi jg kurang setuju dgn adanya award-award itu. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Tujuannya utk apa, sih ada award? Motivasi? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#111;' /> Oh, common&#8230; Saya percaya setiap manusia jg punya hati nurani, kok. Ga perlu ada award utk mendorong kita melakukan kegiatan sosial. Toh ada ga ada award, para pelaksana kegiatan sosial tetep semangat menjalankan aksinya, kan? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Jd yah award bukan alasan sbg motivasi. Termotivasi melakukan kegiatan sosial utk mendapatkan award mungkin bisa jd iya. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Atau ada yg bisa memberikan saya jawaban yg dapat memuaskan tanda tanya saya ini? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Dan masih banyak lg pendapat2 lain di postingan itu yg dibantah oleh sebagian pembacanya. Intinya sih ya, emang ga semua orang siap mendapat kritikan, apalagi kritikan pedas seperti pd postingan mbak Tiza itu. Di sana sebagian orang yg baca boleh caci maki atau memojokkan mbak Tiza. Tp percayalah, di luar sana (saya yakin seyakin-yakinnya) <strong>ada banyak orang jg yg sependapat dgn mbak Tiza, namun belum memiliki keberanian sebesar itu utk mengungkapkannya.</strong> Mbak Tisa hanya salah 1 dr sekian banyak orang2 yg kurang puas dgn acara PB 2008 tersebut.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Namun di balik semua itu, tanpa mengurangi rasa hormat kpd panitia dan pemenang award, saya salut. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /> Tanpa adanya kerja keras mereka, PB 2008 ga akan ada. Tp 1 hal, saya setuju dgn sebuah komentar di postingan mbak Tiza itu :</p>
<p class="comm_text">&nbsp;</p>
<blockquote><p>good.. ini demokrasi..<br />
kerja keras dihargain.. tentu..<br />
hasil kerja tanpa pamrih di kritik.. jangan marah..<br />
yang penting saling melihat pada diri sendiri.. apa yang kurang dan apa yang lebih..<br />
kalo gak gini, PB2008 akan adem ayem aja kan?<br />
dan menurut opini gue.. ini murni curhat dibandingkan sebagai upaya mencari popularitas.. so.. keep shouting.. selama masih tidak bertentangan dengan apa yang kita ‘percayai’.</p>
<p><a href="http://www.aaqq.net/">aaqq</a> &#8211; bangga jadi blogger indonesia.</p></blockquote>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Dan memang tidak mungkin bisa memuaskan semua pihak. Tp itu bukan alasan utk menutup kuping terhadap keluhan2 yg masuk, kan? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Nb : huwaaaaaaaaa&#8230;. setelah dibaca2 lg kok saya rada2 jijay ya baca postingan ini? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_cry.gif' alt='&#58;&#40;&#40;' class='wp-smiley' width='22' height='18' title='&#58;&#40;&#40;' /> nulisnya tuh hati2 banget. padahal tdnya pengen mencak2 jg, ngamuk2 jg&#8230; entah kenapa jd begini postingannya. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> mungkin faktor ngantuk jg karena saya bikin postingan ini menjelang subuh. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_batting.gif' alt='&#59;&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#59;&#41;' /> *ngeles* dan sebelum posting ttg ini, beberapa blogger sempet nitip pesan ke saya : &#8220;bikin kritikannya yg pedes2 ya, La!&#8221; maaf, saya cuma ingin menjaga perasaan sebagian orang. <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> kalo yg baca postingan ini ada yg mencak2 jg, waaa&#8230; jangan salahkan saya, ya! salahkan mereka2 yg minta saya utk menulis kritikan2 pedas lg. huahahaha&#8230; <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> *nyari kambing hitam* <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2008/11/28/pesta-blogger-2008-boleh-saya-kritik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Putri.. oh, Putri.. Kamu Ngomong Apa, Siyhh??</title>
		<link>http://www.keritikentang.com/2008/08/16/putri-oh-putri-kamu-ngomong-apa-siyhh/</link>
		<comments>http://www.keritikentang.com/2008/08/16/putri-oh-putri-kamu-ngomong-apa-siyhh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 07:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keritikentang.com/2008/08/16/putri-oh-putri-kamu-ngomong-apa-siyhh/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah nonton penyelenggaraan pemilihan Putri Indonesia 2008 belum?? Yap, saya hampir selalu mantengin tuh acaranya tiap tahun.. Bukan apa2, tapi memang suka penasaran aja sama pemenangnya. Pengen tau, setelah *menurut saya* dewan juri pernah melakukan kesalahan dalam menentukan pemenang, siapa lagi yah yang bakalan jadi kandidat mewakili Indonesia di ajang Miss Universe..
&#160;
&#160;

The Winner issss&#8230;
&#160;
Awalnya tuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Sudah nonton penyelenggaraan pemilihan <strong>Putri Indonesia 2008</strong> belum?? Yap, saya hampir selalu mantengin tuh acaranya tiap tahun.. Bukan apa2, tapi memang suka penasaran aja sama pemenangnya. Pengen tau, setelah *menurut saya* dewan juri pernah melakukan kesalahan dalam menentukan pemenang, siapa lagi yah yang bakalan jadi kandidat mewakili Indonesia di ajang Miss Universe..</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/9/9d/PPI_2008_2.jpg" height="225" width="298" /></p>
<p style="text-align: center">The Winner issss&#8230;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Awalnya tuh saya masih nikmat2 aja nontonnya.. lama2&#8230; Heyyy!!! Suara kresek2 kedengeran di tipi saya! Tak kirain tuh tipi saya kumat, gak taunya pas saya pindah <em>channel</em>, suara terdengar kembali normal.. Saya ganti <em>channel</em> yg laen, eh, masih bagus juga suaranya. Pas balik lagi ke Indosiarrr&#8230; Errrr&#8230; masih kresek2..!!</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>Fatalll&#8230; fataaalll..!!!</strong> Pas banged tuh suara mengganggu waktu beberapa kontestan 10 besar dikasi pertanyaan dari <em>fish bowl</em>. Arrrggghhh, ngomong ape tuh presenternye..?? Apa tuh pertanyaannnya?? Tu si Putri komat kamit jawab apaan..?? Ngehekkk..!! Sumpah kesel banged!</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Trus beberapa saat kemudian, suaranya udah agak mendingan, meskipun masi ada sedikit suara kresek2, trus udah lamaaa&#8230; banged, baru suara nya bisa bener2 jernih.. Ahhh, kuping saya udah gak kesiksa lagi skarang.. Eh, tapi gak lama kemudian, suaranya kembali kresek2..!! Bahkan pernah ilang sama skali..!! Monyettt..!! Lagi2 pas si Putri2 itu dikasih pertanyaann&#8230;!!</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Hufffff, cuwape deyhhh.. Seingat saya, lebih dari 3 kali suara2 kresek2 itu terdengar. Sempet agak menghilang, jernih, trus kembali timbul lagi.. Sayangnya lagi justru kesalahan seperti ini terjadi di saat2 kita *sebagai penonton yang nonton di rumah* sedang ingin ikut menjadi saksi dan ikut menilai sendiri hasil dari moment penting ini *tsssaaahhhh*. Heran, udah jelas acara segede ini masih aja pake <em>partner</em> yg kurang profesional.. ckckck, saya bener2 kecewa..</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>Kritikan lainnya: </strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Dan kekecewaan itu makin berasa begitu saya tau&#8230; umbbb, gimana ya ngomongnyaaa..<span id="more-24"></span> umbbb, maaph2 nih ye.. maaph2 aje kalo diantara finalis itu ada hubungan kerabat, sodara, temen ato siapanya pembaca gituuu.. tp kok saya <strong>kurang sreg sama finalis2 tahun ini</strong>.. Menurut sayaaa *dan dibenarkan oleh beberapa penonton2 yang lain* kok finalis2 tahun ini tuh gak gitu cantik, <em>make up</em>-nya itu amit2, kayak bencong2 semuanya, trus juga&#8230; kayanya gak gitu terlihat smart&#8230; umbbb.. anu&#8230; ya.. gituuu..</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify"><strong>&#8216;Tradisi&#8217; yang sebenernya &#8220;Oh, No..&#8221;:</strong></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Ya ya ya, bisa aja pada dasarnya mereka memang cantik2, tp mungkin setelah dipoles secara berlebih *mungkin oleh sponsor yg lagi ngebet2nya promosi*, jdnya malah keliayatan gak cantik. Apalagi udah pada tau kaaannn.. di ajang Putri2an kayak gini tuh para finalis &#8216;dituntut&#8217; utk slalu terlihat manis jd harus selalu senyum. Nah, udah pada tau jg kan kalo senyum mereka itu rata2 kayak dipaksain *yaiyallaahhh, org udah nerves gitu ttp aja harus senyum*. Nahhhh&#8230; jadiiiii&#8230; <em>Make Up</em> *berlebih* + Senyum *yang dipaksain* itu sama dengan apa, anak2&#8230;??? <strong>&lt;del&gt;Cantik&lt;/del&gt; SEREMMM&#8230;!!!</strong> Whooo&#8230; bener2 dah.</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Trus, belum lagi saya agak gak suka tuh sama sistem pertanyaan di <em>fish bowl</em>. Bener2 <strong>keliayatan skenario banged</strong>. Para putri sebelumnya udah di<em>-training</em>, dikasih penyuluhan dan pengetahuan ini itu. Dan pada akhirnya bagian dari <em>training</em> itulah yg ditanyain. Kesannya kok kayak kita dikasih kuliah 3 bulan trus entar dihapalin trus diujikan pas <em>midtest</em>.. Huuuuuuuwww.. kayak gitu mah guwe juga bisa..!! Bener2 jd gak keliayatan pengetahaun umum yg sebenernya dimiliki para Putri. Coba&#8217;.. kalo pertanyaan yg diberikan lebih spontan lagi.. pasti bakal keluar jawaban2 yg lebih natural, gak dibuat2, dan lebih kelihatan si Putri ini isi kepalanya seperti apa..</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Soal Pemenang.. yaa&#8230; saya mau gak mau setuju2 aja.. gimana enggak..?? DKI Jakarta gitu locchh&#8230;!! Eh, maksdnyaaa&#8230; yaa.. org saya gak denger dia jawab apaan.. Huffffff&#8230; -___-!</p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">Huuummm&#8230; jadi gimana dengan Anda sekalian..?? Sudah kah Anda memerikasakan kuping ke dokter THT terdekat..?? <img src='http://www.keritikentang.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /></p>
<p align="justify">&nbsp;</p>
<p align="justify">foto dari <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Puteri_Indonesia_2008" title="wikipedia">sini </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.keritikentang.com/2008/08/16/putri-oh-putri-kamu-ngomong-apa-siyhh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
